Menurut Tjilik Riwut pada bukunya Kalimantan Membangun, suku dayak bakumpai merupakan suku kekeluargaan yang termasuk golongan kecil suku dari dayak ngaju.

Banyak yang berpendapat bahwa suku bakumpai berasal dari suatu kampung yang dinamakan Lebu Bakumpai tepatnya di Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.

dayakbakumpai2

Suku bakumpai atau dayak bakumpai saat ini banyak mendiami tepian aliran sungai barito yaitu daerah Marabahan , Barito Selatan, Barito Utara sampai kota Puruk Cahu, Murung Raya. Selain itu orang bakumpai juga menyebar sampai ke daerah yang dinamakan Samba Bakumpai , yaitu salah satu desa di Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah yang mana desa tersebut banyak di diami oleh suku dayak bakumpai. Bukan hanya itu, suku dayak bakumpai juga diketahui banyak terdapat di daerah Kalimantan Timur, tepatnya di Kecamatan Long Iram, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur.

Pada mulanya mereka menganut agama nenek moyang yaitu kaharingan, hal ini dapat dilihat dari peninggalan budaya yang sama seperti Suku Dayak lainnya, seperti (Batatenga|bubur bahandang),badewa yaitu acara dalam menyembuhkan penyakit, manyanggar lebu, mempercayai adanya nilai magis pada beras kuning (Behas Bahenda), mempercayai bahwa burung elang (burung antang) dapat membawa sebuah berita kematian, kekuatan rohani/batin disebut dengan istilah (batekang hambaruan), tuping bawayang dan adanya tradisi (tampung tawar). Kemudian, pada suatu hari mereka menjumpai akan wilayah itu seseorang yang memiliki kharismatik, yang apabila dia berdiri di suatu tanah, maka tanah itu akan ditumbuhi rumput. Orang tersebut tidak lain adalah Nabiyullah Khidir as.

Di dalam cerita mereka kemudian masuk agama Islam dan berkembang biaklah mereka menjadi suatu suku. suku bakumpai adalah julukan bagi mereka, karena apabila mereka belajar agama di suatu daerah dengan gurunya khidir, maka tumbuhlah rumput dari daratan tersebut, sehingga kemudian mereka dikenal dengan suku bangsa bakumpai.

Secara seni budaya suku bakumpai memiliki beberapa seni yang menarik sebut saja tari-tarian antara lain tari Mahelat lebo, tari parang maya, tari bajapin, tari malan, tari pantul, tari bahandang balau dan lain-lain.

Ket. Sumber Foto :

- Foto Intro di unduh dari akun fb milik : Prayugo Setiawan

- Foto artikel di unduh dari akun fb milik : Senapatianom Agussalim Syahran

 

© 2018 Terukur.com
Design by schefa.com