Tari pantul, ritual adat tari yang khas dan magis dari suku dayak bakumpai.

108jakarta.com - Tari ini adalah merupakan tari tradisi Dayak Bakumpai,  yang  biasanya ditarikan pada upacara

adat Batopeng Bawayang untuk menolak bala.

Tari ini biasanya dimainkan dalam bentuk teater cerita rakyat sekaligus untuk pengobatan bagi mereka yang sakit karena diganggu oleh roh halus akibat lupa dengan leluhurnya atau mereka sakit karena menolak menjadi seorang pardewa  atau orang yang bisa mengobati penyakit.

Dalam ritual adat tersebut, setiap penarinya haruslah memiliki garis keturunan dari penari-penari sebelumnya. Biasanya mereka mengenakan busana hitam atau kuning, yang juga melambangkan bahwa mereka termasuk keturunan penari Pantul.

Tarian yang kental dengan unsur magis ini, dimanfaatkan masyarakat Dayak Bakumpai sebagai media pengobatan penyakit kejiwaan, guna-guna, dan lain sebagainya.

Ketika menarikan ini, penari seperti kehilangan kesadarannya, semua gerakannya refleks, namun gerakan tariannya masih teratur. Saat menari mereka diyakini mampu mengobati orang-orang yang sakit.

Biasanya tarian ini dibawakan oleh lima orang, namun bisa juga dimainkan hingga tujuh orang. Tarian ini biasanya dimainkan oleh laki-laki, namun juga bisa dimainkan oleh perempuan, yang penting masih memiliki garis keturunan.

  Alat musik yang digunakan untuk mengiringi tarian Pantul berupa saron, sarantam, agung, kanung, rebab dan lainnya. Ada ritual khusus yang harus dilakukan sebelum mebawakan tarian ini.

Sumber : http://108jakarta.com/lifestyle/2015/01/16/48979/Tari-Pantul-Tradisi-Dayak-Bakumpai-Kalsel

108jakarta.com - Tari ini adalah merupakan tari tradisi Dayak Bakumpai  Kalimantan Selatan,  yang  biasanya ditarikan pada upacara adat Batopeng Bawayang untuk menolak bala.

Tari ini biasanya dimainkan dalam bentuk teater cerita rakyat sekaligus untuk pengobatan bagi mereka yang sakit karena diganggu oleh roh halus akibat lupa dengan leluhurnya atau mereka sakit karena menolak menjadi seorang pardewa  atau orang yang bisa mengobati penyakit.


Dalam ritual adat tersebut, setiap penarinya haruslah memiliki garis keturunan dari penari-penari sebelumnya. Biasanya mereka mengenakan busana hitam atau kuning, yang juga melambangkan bahwa mereka termasuk keturunan penari Pantul.


Tarian yang kental dengan unsur magis ini, dimanfaatkan masyarakat Dayak Bakumpai sebagai media pengobatan penyakit kejiwaan, guna-guna, dan lain sebagainya.

Ketika menarikan ini, penari seperti kehilangan kesadarannya, semua gerakannya refleks, namun gerakan tariannya masih teratur. Saat menari mereka diyakini mampu mengobati orang-orang yang sakit.

Biasanya tarian ini dibawakan oleh lima orang, namun bisa juga dimainkan hingga tujuh orang. Tarian ini biasanya dimainkan oleh laki-laki, namun juga bisa dimainkan oleh perempuan, yang penting masih memiliki garis keturunan.

  Alat musik yang digunakan untuk mengiringi tarian Pantul berupa saron, sarantam, agung, kanung, rebab dan lainnya. Ada ritual khusus yang harus dilakukan sebelum mebawakan tarian ini.

- See more at: http://108jakarta.com/lifestyle/2015/01/16/48979/Tari-Pantul-Tradisi-Dayak-Bakumpai-Kalsel#sthash.RCoyU0L0.dpuf

nk.com - Tari ini adalah merupakan tari tradisi Dayak Bakumpai  Kalimantan Selatan,  yang  biasanya ditarikan pada upacara adat Batopeng Bawayang untuk menolak bala.



Tari ini biasanya dimainkan dalam bentuk teater cerita rakyat sekaligus untuk pengobatan bagi mereka yang sakit karena diganggu oleh roh halus akibat lupa dengan leluhurnya atau mereka sakit karena menolak menjadi seorang pardewa  atau orang yang bisa mengobati penyakit.

 


Dalam ritual adat tersebut, setiap penarinya haruslah memiliki garis keturunan dari penari-penari sebelumnya. Biasanya mereka mengenakan busana hitam atau kuning, yang juga melambangkan bahwa mereka termasuk keturunan penari Pantul.

 


Tarian yang kental dengan unsur magis ini, dimanfaatkan masyarakat Dayak Bakumpai sebagai media pengobatan penyakit kejiwaan, guna-guna, dan lain sebagainya.

 

Ketika menarikan ini, penari seperti kehilangan kesadarannya, semua gerakannya refleks, namun gerakan tariannya masih teratur. Saat menari mereka diyakini mampu mengobati orang-orang yang sakit.



Biasanya tarian ini dibawakan oleh lima orang, namun bisa juga dimainkan hingga tujuh orang. Tarian ini biasanya dimainkan oleh laki-laki, namun juga bisa dimainkan oleh perempuan, yang penting masih memiliki garis keturunan.

 

  Alat musik yang digunakan untuk mengiringi tarian Pantul berupa saron, sarantam, agung, kanung, rebab dan lainnya. Ada ritual khusus yang harus dilakukan sebelum mebawakan tarian ini.

- See more at: http://108jakarta.com/lifestyle/2015/01/16/48979/Tari-Pantul-Tradisi-Dayak-Bakumpai-Kalsel#sthash.RCoyU0L0.dpuf

108jakarta.com - Tari ini adalah merupakan tari tradisi Dayak Bakumpai  Kalimantan Selatan,  yang  biasanya ditarikan pada upacara adat Batopeng Bawayang untuk menolak bala.

Tari ini biasanya dimainkan dalam bentuk teater cerita rakyat sekaligus untuk pengobatan bagi mereka yang sakit karena diganggu oleh roh halus akibat lupa dengan leluhurnya atau mereka sakit karena menolak menjadi seorang pardewa  atau orang yang bisa mengobati penyakit.


Dalam ritual adat tersebut, setiap penarinya haruslah memiliki garis keturunan dari penari-penari sebelumnya. Biasanya mereka mengenakan busana hitam atau kuning, yang juga melambangkan bahwa mereka termasuk keturunan penari Pantul.


Tarian yang kental dengan unsur magis ini, dimanfaatkan masyarakat Dayak Bakumpai sebagai media pengobatan penyakit kejiwaan, guna-guna, dan lain sebagainya.

Ketika menarikan ini, penari seperti kehilangan kesadarannya, semua gerakannya refleks, namun gerakan tariannya masih teratur. Saat menari mereka diyakini mampu mengobati orang-orang yang sakit.

Biasanya tarian ini dibawakan oleh lima orang, namun bisa juga dimainkan hingga tujuh orang. Tarian ini biasanya dimainkan oleh laki-laki, namun juga bisa dimainkan oleh perempuan, yang penting masih memiliki garis keturunan.

  Alat musik yang digunakan untuk mengiringi tarian Pantul berupa saron, sarantam, agung, kanung, rebab dan lainnya. Ada ritual khusus yang harus dilakukan sebelum mebawakan tarian ini.

- See more at: http://108jakarta.com/lifestyle/2015/01/16/48979/Tari-Pantul-Tradisi-Dayak-Bakumpai-Kalsel#sthash.RCoyU0L0.dpuf

108jakarta.com - Tari ini adalah merupakan tari tradisi Dayak Bakumpai  Kalimantan Selatan,  yang  biasanya ditarikan pada upacara adat Batopeng Bawayang untuk menolak bala.

Tari ini biasanya dimainkan dalam bentuk teater cerita rakyat sekaligus untuk pengobatan bagi mereka yang sakit karena diganggu oleh roh halus akibat lupa dengan leluhurnya atau mereka sakit karena menolak menjadi seorang pardewa  atau orang yang bisa mengobati penyakit.


Dalam ritual adat tersebut, setiap penarinya haruslah memiliki garis keturunan dari penari-penari sebelumnya. Biasanya mereka mengenakan busana hitam atau kuning, yang juga melambangkan bahwa mereka termasuk keturunan penari Pantul.


Tarian yang kental dengan unsur magis ini, dimanfaatkan masyarakat Dayak Bakumpai sebagai media pengobatan penyakit kejiwaan, guna-guna, dan lain sebagainya.

Ketika menarikan ini, penari seperti kehilangan kesadarannya, semua gerakannya refleks, namun gerakan tariannya masih teratur. Saat menari mereka diyakini mampu mengobati orang-orang yang sakit.

Biasanya tarian ini dibawakan oleh lima orang, namun bisa juga dimainkan hingga tujuh orang. Tarian ini biasanya dimainkan oleh laki-laki, namun juga bisa dimainkan oleh perempuan, yang penting masih memiliki garis keturunan.

  Alat musik yang digunakan untuk mengiringi tarian Pantul berupa saron, sarantam, agung, kanung, rebab dan lainnya. Ada ritual khusus yang harus dilakukan sebelum mebawakan tarian ini.

- See more at: http://108jakarta.com/lifestyle/2015/01/16/48979/Tari-Pantul-Tradisi-Dayak-Bakumpai-Kalsel#sthash.RCoyU0L0.dpuf

108jakarta.com - Tari ini adalah merupakan tari tradisi Dayak Bakumpai  Kalimantan Selatan,  yang  biasanya ditarikan pada upacara adat Batopeng Bawayang untuk menolak bala.

Tari ini biasanya dimainkan dalam bentuk teater cerita rakyat sekaligus untuk pengobatan bagi mereka yang sakit karena diganggu oleh roh halus akibat lupa dengan leluhurnya atau mereka sakit karena menolak menjadi seorang pardewa  atau orang yang bisa mengobati penyakit.


Dalam ritual adat tersebut, setiap penarinya haruslah memiliki garis keturunan dari penari-penari sebelumnya. Biasanya mereka mengenakan busana hitam atau kuning, yang juga melambangkan bahwa mereka termasuk keturunan penari Pantul.


Tarian yang kental dengan unsur magis ini, dimanfaatkan masyarakat Dayak Bakumpai sebagai media pengobatan penyakit kejiwaan, guna-guna, dan lain sebagainya.

Ketika menarikan ini, penari seperti kehilangan kesadarannya, semua gerakannya refleks, namun gerakan tariannya masih teratur. Saat menari mereka diyakini mampu mengobati orang-orang yang sakit.

Biasanya tarian ini dibawakan oleh lima orang, namun bisa juga dimainkan hingga tujuh orang. Tarian ini biasanya dimainkan oleh laki-laki, namun juga bisa dimainkan oleh perempuan, yang penting masih memiliki garis keturunan.

  Alat musik yang digunakan untuk mengiringi tarian Pantul berupa saron, sarantam, agung, kanung, rebab dan lainnya. Ada ritual khusus yang harus dilakukan sebelum mebawakan tarian ini.

- See more at: http://108jakarta.com/lifestyle/2015/01/16/48979/Tari-Pantul-Tradisi-Dayak-Bakumpai-Kalsel#sthash.RCoyU0L0.dpuf
© 2018 Terukur.com
Design by schefa.com