Tari pantul, ritual adat tari yang khas dan magis dari suku dayak bakumpai.

108jakarta.com - Tari ini adalah merupakan tari tradisi Dayak Bakumpai,  yang  biasanya ditarikan pada upacara

Tari badewa di angkat dari upacara suku dayak bakumpai yaitu upacara untuk menyembuhkan orang sakit baik itu dari gangguan roh halus, parang maya atau guna-guna atau sakit yang tidak biasanya.

Oleh : Dr. Rizali Hadi, MM - Suatu hari kira-kira tahun 1910-an di ladangnya satu   keluarga, orang di panen Mereka ramai-ramai sekeluarga memanen padi.

Lagu ini dinyanyikan oleh Puspo Pristiwantoro & Jecky Chaniago. Ciptaan Puspo Pristiwantoro sendiri yang berjudul Huma betang yang dalam bahasa bakumpai ini adalah rumah adat dari suku dayak kalimantan tengah.

Suku dayak bakumpai memiliki ciri khas logat dan bahasa jika dibandingkan dengan suku lain yang ada di Kalimantan. Namun perlu diketahui suku dayak bakumpai yang merupakan sub etnik dayak ngaju ini mempunyai kemiripan bahasa dengan suku dayak ngaju.

Oleh : Dr. H. Rizali Hadi, MM - Asal usul orang Bakumpai umumnya dipahami sebagai orang dari hulu Sungai Barito dan Sungai Kahayan yang milir ke muara-muara sungai dan menetap berkembang di Marabahan.

Oleh : Dr. Rizali Hadi,  MM - Menarik untuk kembali melihat kilas balik berdiri dan perkembangan pedagang Bakumpai menetap dan membentuk koloni di Tumbang Samba.

BADEWA, adalah salah satu upacara ritual adat Suku Bakumpai yang merupakan sub suku Dayak Ngaju. Upacara ini bertujuan untuk menyembuhkan orang sakit

baritobasin - Salah satu tradisi upacara masyarakat Bakumpai yang terbilang langka, dilakukan lima atau sepuluh tahun sekali adalah Tuping Bawayang. Upacara ini melibatkan tiga tradisi sekaligus: badewa sebagai, upacara pengobatan tradisional, wayang dan tari topeng pantul. Untuk melakukannya diperlukan media khusus

Dalam prosesi pernikahan adat suku dayak bakumpai, banyak tahapan-tahapan yang harus dilalui oleh kedua mempelai sebelum pelaksanaan perkawinan.

© 2022 Terukur.com
Design by schefa.com