Penulisan gelar akademik saat ini banyak dilakukan masyarakat baik ketika berada di tempat kerja maupun pada kegiatan lainnya. Namun, apakah kita sudah mengetahui penulisan gelar yang benar yang berlaku dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD).

 

cara penulisan gelar yang benarDalam penulisan gelar akademik, tentulah harus mengikuti ketentuan yang telah ada sehingga tata cara penulisan gelar tersebut tidak berbeda satu dengan yang lainnya dan tentuna setiap orang dapat memahami gelar apa  yang anda pakai. Penulis sendiri banyak melihat penulisan gelar pada masyarakat yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku bahkan banyak pegawai di instansi pemerintahan pun yang masih salah dalam penulisan gelar akademik miliknya.

Ketentuan umum dalam penulisan gelar sebenarnya cukup mudah yaitu :

  • Setiap gelar ditulis dengan tanda titik sebagai antara antarhuruf pada singkatan gelar yang dimaksud.
  • Jika gelar yang di tulis di belakang nama orang, maka antara nama orang dan gelar yang disandangnya dibubuhi tanda koma.
  • Jika dibelakang nama orang terdapat lebih dari satu gelar, maka di antara gelar-gelar tersebut disisipi tanda koma.

Contoh : Aris Ramadana, S.A.P., M.A.

Antara nama dan gelar terdapat tanda koma, diantara dua gelar terdapat tanda koma dan diantara huruf singkatan gelar diberi tanda titik. Contoh tersebut merupakan penulisan gelar pada seseorang yang mempunyai dua gelar yaitu Sarjana Administrasi Publik ( S.A.P. ) dan Magister Administrasi ( M.A.)

Catatan : untuk gelar M.A. sendiri, biasanya jika orang tersebut merupakan lulusan Magister Administrasi di luar negeri maka gelar M.A. adalah Master of Arts.

Berikut contoh lain penulisan gelar yang baik dan benar :

1. Cara Penulisan Gelar Sarjana (S1)

  •     S.P. (Sarjana Pertanian)
  •     S.Pd. (Sarjana Pendidikan)
  •     S.Pd.I. (Sarjana Pendidikan Islam)
  •     S.Psi. (Sarjana Psikologi)
  •     S.Pt. (Sarjana Peternakan)
  •     S.E. (Sarjana Ekonomi)
  •     S.Ag. (Sarjana Agama)
  •     S.Fil. (Sarjana Filsafat)
  •     S.Fil.I. (Sarjana Filsafat Islam)
  •     S.H. (Sarjana Hukum)
  •     S.H.I. (Sarjana Hukum Islam)
  •     S.Hum. (Sarjana Humaniora)
  •     S.I.P. (Sarjana Ilmu Politik)
  •     S.Kar. (Sarjana Karawitan)
  •     S.Ked. (Sarjana Kedokteran)
  •     S.Kes. (Sarjana Kesehatan)
  •     S.Kom. (Sarjana Komputer)
  •     S.K.M. (Sarjana Kesehatan Masyarakat)
  •     S.S. (Sarjana Sastra)
  •     S.Si. (Sarjana Sains)
  •     S.Sn. (Sarjana Seni)
  •     S.Sos. (Sarjana Sosial)
  •     S.Sos.I. (Sarjana Sosial Islam)
  •     S.T. (Sarjana Teknik)
  •     S.Th. (Sarjana Theologi)
  •     S.Th.I. (Sarjana Theologi Islam)

2. Cara Penulisan Gelar Magister (S2)

  •     M.Ag. (Magister Agama)
  •     M.E. (Magister Ekonomi)
  •     M.E.I. (Magister Ekonomi Islam)
  •     M.Fil. (Magister Filsafat)
  •     M.Fil.I. (Magister Filsafat Islam)
  •     M.H. (Magister Hukum)
  •     M.Hum. (Magister Humaniora)
  •     M.H.I. (Magister Hukum Islam)
  •     M.Kes. (Magister Kesehatan)
  •     M.Kom. (Magister Komputer)
  •     M.M. (Magister Manajemen)
  •     M.P. (Magister Pertanian)
  •     M.Pd. (Magister Pendidikan)
  •     M.Pd.I. (Magister Pendidikan Islam)
  •     M.Psi. (Magister Psikologi)
  •     M.Si. (Magister Sains)
  •     M.Sn. (Magister Seni)
  •     M.T. (Magister Teknik)

3. Cara Penulisan Gelar Doktor (S3)

  •     Dr. (Doktor)


referensi  : http://www.rumpunnektar.com/2015/01/cara-menuliskan-gelar-dan-singkatan.html

© 2018 Terukur.com
Design by schefa.com